4/23/2012

Bali Pulina, Gianyar

Akhir-akhir ini banyak kejadian dan review yang bisa dibahas ^^, agak takjub karena aku hampir tiap hari update ^^. Kali ini aku akan membahas tentang tempat di Bali yang menurutku jarang dikunjungi oleh wisatawan lokal.

Tempat ini merupakan rekomendasi dari driverku selama di bali. Karena kita juga bingung mau ke mana, awalnya mau ke kuta tapi dia bilang daripada capek di jalan lebih baik ke tempat lain dan dia menyarankan melihat Terasering yang terletak di Ceking Teras. 

Untuk menuju ke sana kami melewati daerah Tegallalang yang sepanjang jalan terdapat banyak sekali kerajinan dan oleh-oleh tentunya. Harga di sini lebih murah dibandingkan di tempat lain dan hampir semua jenis barang ada di sini. Katanya yang dijual di denpasar atau kota besar bali juga berasal dari sini. Sayangnya kurang terekspos jadi sepi sekali, sepanjang jalan tidak ada pengunjung yang masuk ke toko-tokonya. 

Aku tidak sempat mampir karena takut hujan dan sudah mulai sore, takut tidak bisa dapat foto yang bagus ^^. Sepanjang jalan menuju Ceking Teras, mataku dimanjakan dengan deretan kerajinan yang beraneka warna dan jenis, sayang banget ga bisa mampir >.<.


Masih segar ^^ 


Mulai memasuki daerah tegallalang


Ceking Teras

Ini adalah pemberhentian pertama kami, daerahnya menurun dengan tangga yang lumayan tinggi. Di bagian bawah terdapat banyak tempat untuk minum kopi. Ketika papaku mau minum kopi kata driverku ada tempat yang lebih enak dan ada kopi luwak, plus bisa lihat prosesnya :p

Dari daerah Ceking Teras lanjut lagi dan akhirnya sampai di Bali Pulina.


Turun dari mobil, kami langsung disambut oleh seorang pemandu dari sana. Dia menjelaskan tentang arti kata Pulina yang berarti lama atau zaman dulu (kurang lebih seperti itu) jadi tempat ini dibuat untuk memperlihatkan bali zaman dulu. 


Setelah menaiki tangga, pemandu kami mengenalkan tanaman bokasi. Dia mengambil sedikit lalu meremukkannya untuk mengeluarkan aroma. Aromanya seperti minyak tawon :p


Bunga pohon cokelat



Tanaman gingseng ^^



Tebak ini apa. Ini markisa bali ^^ ukurannya seperti bola sepak :p

Setelah memperkenalkan berbagai tanaman yang ada di sepanjang jalan (ada pohon vanila juga ^^ baru kali ini aku lihat pohon aslinya, sayang belum berbuah jadi ga difoto) kami sampai di sebuah gubug yang di sebelahnya ada luwaknya ^^, beserta biji-biji kopi yang sudah dia makan dan sudah diproses dalam perutnya. Katanya setelah dikumpulkan, kotorannya dijemur selama 6 hari lalu dicuci dan dijemur lagi selama 3 hari. Untuk penjemuran dibutuhkan minimal 8 hari dan maksimal 9 hari agar enzim-enzim dari perut luwak itu bisa masuk ke dalam biji kopi. 


Tidak hanya luwak, kami juga dikenalkan dengan berbagai jenis bumbu dapur (berasa study tour)


Paling ujung sebelah kiri itu vanilla setengah kering 


Tempat penyangraian

Tempat ini sebenarnya hanya show room untuk memperlihatkan bagaimana proses pembuatan kopi luwak dan bahan-bahan yang terkandung dalam kopi yang mereka buat.Untuk tempat pembuatan dan kebun yang lebih besar ada di daerah Kintamani


Mini barnya





Kopi Luwak (50K) plus pendampingnya yaitu ubi jalar goreng yang diberi berbagai macam bumbu masakan dari kunyit, terasi dll. Rasa kopi luwak asem >.<


Selain mendapatkan kopi luwak, kami juga mendapatkan 8 tester teh dan kopi berbagai rasa. Dimulai dari pojok kiri. Kopi Bali, Kopi Vanilla, Pure Choco, Kopi Cokelat (Mocca), Kopi Gingseng, Kopi Jahe, Teh Jahe dan yang paling pojok dan paling kusuka, Teh Lemon ^^

Secara keseluruhan aku paling suka dengan Teh Lemon dan Kopi Vanilla. Semuanya terasa ringan kecuali Kopi Bali yang pekat dan pahit >.<. Untuk meminum Pure Choconya diaduk dengan kayu manis agar lebih enak. 


Sambil minum kopi memandangi pemandangan ^^ 


Selama minum kopi kami terus didampingi pemandunya. Dia bercerita tentang kalau kebanyakan yang datang ke sini adalah wisatawan asing pecinta kopi, terutama orang rusia. Kalau tidak salah harga kopi luwak di sini sekitar Rp. 200.000 per 100gr dan itu bisa untuk 22 cangkir ^^ (CMIIW). Setelah selesai meminum kopi dan foto-foto kami diajak menuju mini shop.


Pohon jali-jali


Mini Shop


Kesukaanku, wajib beli ^^ 


Selain yang olahan, ada juga yang bumbu masak


Safron Rp. 55.000 O_o 


Madu gingseng dan arak bali


Di dalam sangkar itu ada burung yang bulunya berwarna-warni 


Selain menjual olahan minuman dan bumbu dapur, mereka juga menjual perawatan tubuh yang 100% organic, dari body lotion, body scrub, sabun. esensial oil bahkan ada dupa juga. Semuanya 100% organic ^^ tidak lupa ada vanilla kering dan vanila oilnya juga ^^



Perjalanan kembali ke mobil aku menemukan pohon kayu manis dan lada. 


Hasil belanjaannya ^^ 

Secara keseluruhan aku suka banget sama tempat ini, karena aku mendapatkan pengetahuan dan juga mendapatkan bahan makanan yang organic. Teh Lemonnya tidak membuat tenggorokanku gatal dan itu berarti mereka menggunakan bahan-bahan alami ^^. Tempat ini wajib dikunjungi untuk orang-orang yang menyukai alam dan juga kopi luwak. 

Bali Pulina
Br. Pujung Kelod- Tegallalang- Gianyar
Telp: (0361) 901728
Email: bali_pulina@yahoo.com

Babi Guling Ibu Oka

Kalau ke Ubud dan bertanya tentang babi guling yang enak di mana, jawabannya adalah Babi Guling ibu Oka. Sudah 2 orang yang kutanya pasti jawabnya itu. Makanya pas malam terakhir sebelum pulang, kami sekeluarga memutuskan makan di sana. Letaknya tidak terlalu jauh dari pasar ubud. ^^




Aku sampai sana sudah malam dan mau tutup jadi pelayannya melayani dengan cepat-cepat dan yang tersedia hanya sedikit saja. Mau pesan teh panas saja ga ada jadi minum es teh saja. Tempatnya tidak terlalu besar. Untuk ruangan dalam mungkin hanya bisa menapung sekitar 20 orang dan bagian luar ada 2 atau 3 meja untuk 4 orang. Warung ini juga buka dari jam 11 sampai makanannya habis.  Tidak hanya orang lokal yang datang, tapi banyak turis asing yang mampir makan di sini. ^^ Harga makanannya mulai dari 30.000 aku tidak sempat lama-lama melihat menu karena sudah diburu-buru sama pelayannya. Jadi yang tersedia hanya yg ada di bawah


Isiannya adalah potongan babi guling, babi goreng kering, potongan usus babi yang diisi daging babi, kerupuk kulit dan sayur nangka. Rasa nasinya seperti nasi uduk tapi lebih berminyak, rasa daging babi gulingnya empuk tapi susah dicerna >.<, Sosisnya ga sempet coba karena sudah kenyang gara-gara diburu-buru sama pelayannya, Sayur nangka biasa saja, Babi goreng keringnya enaaaak banget ^^, kerupuk kulitnya juga ^^. Dari foto terlihat seperti ada cabai di atas daging yang ternyata sama sekali tidak pedas. Aku kurang tahu itu apa karena tidak sempat makan santai >.<.

Secara keseluruhan rasanya biasa saja, tapi tidak ada salahnya mencoba salah satu menu khas bali yang terkenal di ubud. ^^ Mungkin kalau aku datang lebih pagi bisa menikmati makanan ini dan terasa lebih enak ^^ 

4/22/2012

Shop MAC Cook MAC Launch Event with Joy Magazine and Indonesian Beauty Blogger + Ramen 38 Grand Indonesia

Kali ini aku akan membahas tentang kegiatanku sabtu kemaren ^^ (tidak lupa ada review makanan ^^) Kemarin aku mendatangi Launch Event dari salah satu merk kosmetik terkenal, MAC. Acara ini disponsori oleh JOY magazine.

Sebelum mendatangi acara itu, aku dan temanku menyempatkan diri makan di Ramen 38 yang terletak di lantai 3A Grand Indonesia ^^. Setelah memilih-milih aku memesan mini buta kakuni don 20K dan temanku memesan Maboh tofu men ^^. 

Aku biasanya makan yang blok M plaza. Suasananya lebih menyenangkan di Blok M, servicenya juga lebih bagus di sana, karena  kita tidak perlu memesan minum karena sudah dapat air putih dingin yang bisa diisi ulang, untuk ramennya juga bisa pilih, mau yang keriting atau lurus. Untuk Jelly masih tetap dapat setelah selesai makan ^^


Suasana di dalam


Mini Buta Kakuni Don
Isinya adalah nasi yang atasnya diberi irisan kol, buta kakuni, irisan daun bawang dan irisan nori. Rasa dagingnya seperti babi hong dan menurutku agak terlalu manis. Untuk sup pendampingnya seperti miso sup tapi terlalu asin >.<;



Maboh Tofu men
Ini pesanan temanku. Aku hanya mencoba sedikit dan rasanya cukup pedas lada, jadi menyerang di awal namun lama kelamaan rasa pedasnya menghilang

Setelah puas makan aku langsung menuju MAC Shop. Sampai sana ternyata sudah rame ^^. Shop MAC yang waktu jam 12 kulihat masih sepi, pas jam 2 sudah rame dan penuh sesak. 



Andi, Gabby dan Stella (Ketua Indonesian Beauty Blogger) 






Model prianya mukanya perfect ^^ 



Acaranya sendiri dimulai dengan make up demo oleh MUA MAC dengan Stella Lee sebagai modelnya. Setelah itu ada sesi tanya jawab tentang tips-tips make up juga tidak lupa kuis. Sayang aku ga dapat karena pesaingnya banyak hehe ^^. Di sini aku bertemu dengan hampir semua pemilik blog kecantikan yang sering aku kunjungi. Aku bertemu dengan cc naomi dan cominica (tempat aku pasang iklan toko :p) ^^ Senang rasanya bisa melihat semuanya secara langsung ^0^

Aku tidak banyak mengambil foto karena tidak membawa kamera digital, semua foto hanya menggunakan kamera handphone ^^



Selesai acara kami semua mendapatkan cupcake dan goody bag berupa 4 edisi JOY magazine (hore banyak bacaan ^^) 

Selesai acara, beberapa dari kami melanjutkan acara makan-makan ^^, dan tebak di mana, Ramen 38 lagi hehehe. Kali ini pesan tonkotsu ramen yang mini (37K)


Tonkotsu Ramen 
Rasanya menurutku ada yang kurang dan masih enakan yang di Blok M, Kamome ^^. Porsinya pas dan cukup mengenyangkan sampai malam ^^


Aka ramen pesanan Karin
Rasa kuahnya enaaak dan sedap, sayang ladanya terlalu banyak (aku bukan pecinta pedas)


Gyoza pesanan Catra

Acaranya makannya seru, hari ini jadi tambah teman dan bisa dengar banyak cerita dari pengalaman mereka ^^. Jadi ga sabar pengen dateng ke gathering minggu depan ^^