Tampilkan postingan dengan label Hongkong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hongkong. Tampilkan semua postingan

Makan Apa di Hongkong?

2/08/2014
Karena banyak acara makan yang ditanggung oleh Tour, kita jadi mau tidak mau menanggung sendiri makan malam dan makan siang.
Sayangnya, kami tidak banyak mencoba makanan asli Hongkong karena 2x mencoba makan ala nasi campur tidak ada yang cocok dengan lidah jadi kami malah wisata kuliner makanan Jepang di Hongkong :p

OOTOYA
Shop 118, 1/F, Citywalk, 1 Yeung Uk Road, Tsuen Wan 


Pasti kalian sudah tidak asing dengan namanya ^^ karena OOTOYA juga ada di Jakarta. Letak OOTOYA ini berada di Citiwalk 1 Hongkong, dekat dengan UNIQLO. Tempatnya tidak terlalu besar dan berada agak di pojok. Karena sedang penuh, kami menunggu kurang lebih 15 menit dan diberikan secarik kertas untuk  nomor urutan.

Makanan di sini tidak terlalu berbeda dengan yang di Jakarta, yang membedakan adalah lebih banyak varian dengan menggunakan daging babi.


Aku memesan mackarel panggang ^^ (harganya sekitar 70 dollar hongkong). Ikannya hanya dipanggang dengan menggunakan shoyu dan kulitnya terasa garing, sayang banyak tulangnya dan sedikit agak amis.


Prince Ramen
G/F, 12 Hart Ave, Tsim Sha Tsui

Kami sempat pergi ke ladies market dan menemukan kedai ini sedikit menyempil. Karena ingin yang hangat-hangat, jadi kami mencoba makan di sini

]
Tampak Depan


Bagian Dalam 

Ruangannya kecil dan agak mepet, untuk memesan tinggal tunjuk gambar saja (karena keterbatasan bahasa). Begitu duduk langsung diberi air putih dan entah kenapa, air putihnya nikmat dan ringan, tidak bau kaporit sama sekali. Kalau pelayannya lihat gelas kita kosong, dia langsung inisiatif isiin lagi ^^


Aku memesan Ramen with pork bone soup (harga sekitar 75 dollar hongkong)
Rasa kaldunya tidak sekental yang jakarta, tapi justru lebih terasa ringan dan tidak eneg. Mienya entah kenapa agak mirip dengan mi instan. Potongan cashunya cukup royal dan empuk ^^


Pesanan adeku, Cold ramen
Mienya hampir sama dengan yang ramen, hanya bedanya disajikan dingin tanpa kuah dan menggunakan bumbu kari. Karena habis berpanas-panas ria, makan mie ini langsung terasa segar ^^

Sari Kiya Japanese 
Shop 118, 1/F, Nina Tower, 8 Yeung Uk Road, Tsuen Wan

Wisata makanan Jepang terakhir sebelum meninggalkan hongkong menuju Shenzen. Karena waktunya mepet (soalnya jalan-jalan ke pasar di belakang hotel :p) jadi kita cari makanan di dekat hotel, di Nina Tower
Cukup naik escalator yang ada di sebelah kiri lobby lalu belok kanan ^^
Kebetulan kami datang ketika jam makan siang, agak sedikit ramai dan berantakan karena beberapa meja yang kosong ada yang belum dibersihkan.


Pilihan menunya cukup banyak terutana yang paket dan seperti makanan di Hongkong, rata-rata menggunakan daging babi, malah harganya lebih murah dibandingkan daging sapi.



Grilled Pork Set (Sekitar 70 Dollar hongkong)
Aku tidak menyangka kalau paketnya sebanyak ini. Sepaket berisi potongan daging, Salad dengan tobiko, Salmon Sashimi, nasi, miso shiru dan jelly. Porsinya cukup besar dan potongan dagingnya cukup banyak namun sayang agak sedikit alot. 


Milk Tea


Sebelum naik pesawat, karena masih ada waktu jadi kembali makan malam dengan Mcd. Beberapa menu memang sama dengan yang di Indonesia, tapi aku mencoba menu yang tidak ada di Indonesia. Aku lupa namanya tapi isiannya adalah beef patty yang diberi saus teriyaki, broccoli dan nasi yang diberi sedikit jagung.

Sekian perjalanan makan-makan di Hongkong ^^. Agak telat sih tapi ga ada salahnya dishare ^^

Disneyland Hongkong

12/07/2013
Pergi ke Hongkong belum lengkap tanpa mengunjungi Disneyland Hongkong. Hampir setiap tour selalu memasukkan Disneyland sebagai salah satu tujuannya. Khusus untuk yang disneyland ini aku akan sedikit membahas tentang pengalamanku ketika di sana, jadi aku tidak akan terlalu menjelaskan tentang macam-macam permainan yang ada di sana ^^. Penasaran? Yuk disimak






Yeah Disneyland ^^
Walaupun panas terik tapi awal-awal langsung sumringah pas melihat gerbang ini. Namun ternyata hanya bertahan sebentar :p

Setelah gerbang masih semangat dan orang-orang sudah siap dengan perlengkapan Topi dan payung. Oia, sebelum memasuki disneyland, akan ada pemeriksaan tas dan kita hanya boleh membawa 1 botol air saja dan tidak boleh membawa makanan. Jangan dikira diperiksanya hanya asal lihat saja, mereka akan mengecek dengan teliti, sehingga cukup makan waktu lama.


Sebelum masuk ke dalam gerbang dan sebelum tasnya dicek


Katanya, untuk Disneyland ini tidak terlalu besar dibandingkan dengan yang lain, tapi dengan cuaca panas dan banyak orang, plus antrian segambreng, tempat kecil jadi berasa sumpek ;p. Untuk Disneyland terbagi menjadi beberapa area, area terdekat dengan pintu masuk adalah tempat bertema luar angkasa, awalnya kami mau mencoba wahana rollercoaster di dalam ruangan, tapi begitu lihat antrian dan ada keterangan harus menunggu selama kurang lebih 1 jam, aku langsung kabur :p


Jalan tanpa tujuan malah nemu rumah boneka :p (jauh-jauh ke Disneyland malah ke rumah boneka :p) Antrian di sini tidak terlalu panjang dan yang pasti adem bener.


Selamaat Datang (~~lagu khas rumah boneka dimulai~~)


Secara keseluruhan, tidak ada perbedaan mencolok antara rumah boneka di Dufan dan di sini, cuma mungkin lebih bagus sedikit saja dan ada beberapa tambahan tokoh kartun. selesai dari rumah boneka, aku terus jalan sesuai keinginan kaki melangkah sambil lihat wahana yang tidak terlalu banyak antriannya dan di dalam ruangan :p. Pemberhentian selanjutnya di 4D Donald Duck. Sebenarnya wahana ini lumayan seru seandainya kualitas videonya HD, karena gambarnya agak buram (walaupun begitu  tetap  aja anak-anak pada histeris dan takjub) 


Keluar dari 4D langsung lihat kerumunan orang, pertama-tama aku kira antrian wahana, ternyata pas lihat jam, kebetulan pas jam parade. Jangan ditanya betapa panasnya dan betapa banyak anak kecil (orang dewasa juga) yang mau keluar jalur batas karena penasaran sama parade yang belum datang-datang, biarpun sudah sering diperingati, begitu penjaga meleng, anaknya lewat lagi hahaha.


Sebenarnya aku merekam paradenya tapi sebelum sempat kesave eh malah error :(. Nasib cuma dapat yang ini saja. Ternyata tokoh-tokoh disney masih jadi kesayangan anak kecil sampe tante-tante, karena begitu melihat parade, ga sedikit orang dewasa yang langsung histeris kegirangan sambil panggil nama tokoh yang lewat. Parade ini wajib ditonton ^^ (walaupun panas menerjang :p)


Makan siang bebek panggang dan sosis babi plus telur asin
Bagaimanakah rasanya? Saking ajaibnya aku tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Ketiga foto di bawah adalah hasil jepretan adeku ^^ (Sudah mulai kehabisan tenaga)





Aku paling suka foto yang ini ^^. Untuk wilayah western ada beberapa performance yang membuat kita seolah-olah berada di zaman tersebut.


Ini wahana ketiga, terakhir dan inceranku dari awal. Aku sudah melihat wahana ini dari Youtube dan ternyata aku suka dengan wahana ini, walaupun perlu waktu untuk antri ^^ Semua terbayar, rasanya pengen naik lagi kalau ga inget antriannya.

Secara keseluruhan sebenarnya tempatnya lumayan seru dan sesuai tema tapi karena cuaca panas menyengat dan terlalu banyak orang yang datang, keseruannya menurutku jadi berkurang ^^. Kalau ditanya mau ke sini lagi atau ga, aku memilih coba disneyland yang lain dan tidak datang pas musim panas >0<.


Setelah melewati hari itu ada beberapa tips dariku sebelum berpetualang di Disneyland Hongkong
1. Selalu sedia topi, payung, saputangan dan botol air minum (ada tempat pengisian air siap minum)
2.Tentukan tujuan wahana yang ingin dituju, kalau tidak memungkinkan, siapkan plan B.
3. Gunakan sunblock yang tidak lengket di kulit
4. Aku lebih menganjurkan daerah hutan, western dan magic karena lebih adem dan tidak terlalu ramai seperti di bagian space.
5. Pilihlah makanan dengan bijak :p (porsinya kuli)
6. Kalau untuk masalah toilet tidak perlu khawatir, karena sangat bersih dan sejuk :p. 
7. Siapkan semangat ^^
8. Terakhir, selalu siapkan kamera untuk foto-foto ^^

Sekian pengalamanku selama di sana ^^.

L'Hotel Nina @Hongkong

10/20/2013
Selama di Hongkong kami akan menginap selama 2 hari di hotel ini. Katanya hotel ini merupakan hotel dengan kamar terbanyak dan tertinggi.
Hotel ini berada cukup strategis karena dekat dengan mall, pasar, taman dan MTR.

Kamarnya lumayan besar dibanding yang di Macau dan pemandangannya bagus, apalagi pas malam-malam. Aku mendapat kamar yang mengarah ke daerah pemukiman dan pasar.


Kamarnya lumayan besar dibanding yang di Macau dan pemandangannya bagus, apalagi pas malam-malam. Aku mendapat kamar yang mengarah ke daerah pemukiman dan pasar. Kasurnya lebih empuk dan nyaman dibanding yang lain


Tapi untuk kamar mandinya ada kaca tembus pandang menuju kamar tidur (bisa diakali dengan menggunakan tirai kamar mandi)



Tidak ada Wifi di dalam kamar dan hanya ada di Lobby saja. 
Untuk sarapan ada di tower yang bisa diakses melalui lift yang ada di sebelah kiri resepsionis.


Makanan yang disajikan lebih banyak western food dan sedikit chinese food seperti bakpao atau siomay saja. 


Kalau masih merasa lapar dan ingin mencoba makanan asli Hongkong, mampir saja ke pasar yang berasa di seberang hotel. Ada pasar Ikan, daging, buah, makanan siap saji seperti nasi campur bahkan ada toko yang menjual bahan makanan indonesia seperti Indomie, kecap dan sambal. 
Kebetulan aku ke sana saat musim buah cherry,  jadi hampir semua toko buah menjual cherry dan harganya jauh lebih murah dibanding di Jakarta. Hitungan timbangan di sini bukan menggunakan perkg tapi perpound.  

Bonus ^^ 


Mall yang ada di dekat hotel. Cukup berjalan sekitar 5 menit sudah sampai :p. Ada jembatan penghubung langsung dari hotel menuju mall. Baik citywalk 1 dan 2


Jalanan di sekitar hotel dekat dengan pasar


Buat yang bosan dan ingin jalan-jalan. Masih banyak toko yang buka sampai tengah malam


Pemandangan dari kamarku



L'Hotel Nina
8, Yeung Uk Road
Tsuen Wan, Hongkong
Tel: (852) 2280 2898
Fax: (852) 2280 2822
Email: info@lhotelhk.com

Hongkong city tour

8/21/2013
Sampai di hongkong sekitar jam  5 pagi waktu hongkong (perbedaan waktu hongkong dengan jakarta sekitar 1 jam lebih cepat)


Suasana airport masih sepi, toko-toko di bandara belum ada yang buka dan petugas imigrasi hanya beberapa pintu saja.



Keluar dari bandara langsung melanjutkan perjalanan ke restoran untuk sarapan dimsum. 


Nama restorannya ^^


Karena kami datang pas baru buka restoran, jadi semua masih kosong dan beberapa pelayan restoran juga masih sarapan.


Kalau di hongkong jangan kaget kalau semua orangnya ngomong dengan nada seperti orang marah-marah walaupun raut mukanya biasa. Dan jangan heran juga kalau kerja mereka sangat cepat dan sedikit berantakan.

Sarapan kali ini 8 macam dimsum dan bubur.


Inilah sebagian makananku. Bagaimana rasanya? enakan dimsum indonesia ke mana-mana hahahahah

Selesai sarapan, lanjut ke Avenue of star. 
Apa itu avenue star? Jalanan trotoar besar di pinggiran jalan yang menghadap ke laut dan gedung-gedung pencakar langit yang di beberapa spot trotoar itu terdapat cap tangan artis-artis hongkong yang terkenal.


Sepanjang jalan kenangan


Pemandangannya deretan gedung perkantoran dengan nama macam-macam perusahaan elektronik ^^


Mesti foto di depan sini dulu ^^


Jet Li


Jackie Chan

Walaupun baru jam 8nan, cuaca di sana terik dan panasnya seperti jam 12 siang jakarta. Anginnya juga lumayan kencang dan daerah ini juga dipakai oleh orang-orang hongkong untuk lari pagi, bahkan tidak jarang kalau melihat cowo-cowo lari pagi hanya menggunakan celana pendek hahaha

Setelah berpanas-panas ria, mari lanjut ke tempat berikutnya, The Golden Bauhinia


Cuma foto dari dalam bis karena cuacanya panas banget :p
Akhirnya cuma numpang free wifi di sini ^^. Di tempat wisata hongkong lumayan banyak ada wifi gratis dan lumayan cepat ^^

Setelah ini lanjut ke victoria peak ^^


Pintu Masuk


Harga Tiket (Bulan Agustus 2013)


Untuk ke bagian atas kita akan naik trem, sebenarnya bisa saja naik bus tapi mungkin biar merasakan naik trem saja :p


Keretanya sudah datang ^^


Perjalanan sampai puncak tidak sampai 5 menit. Pemandangannya lebih banyak bangunan apartemen dan ketika mulai ke atas baru terlihat suasana kota hongkong.


Di bagian atas terdapat mall dan madamme tussuad juga pemandangan melihat kota hongkong dari atas.



Setelah muter-muter di atas, perjalanan dilanjutkan ke Madame tussauds. Semua patung lilin bisa difoto tapi untuk Jackie Chan mesti bayar kalau mau foto. Kenapa? Karena katanya Jackie Chan sudah artis besar. hahaha.

Aku tidak banyak mengambil foto di sana karena penuh dan kalau mau foto mesti antri :p

Selesai dari sini perjalanan dilanjutkan untuk makan siang. Aku tidak foto karena sudah kelaparan :p.Makanannya tentu saja chinese food.


Toko-toko obat


Ada yang bisa baca arti tulisannya? 


Perjalanan dari tempat makan siang ke tempat parkir Bus


Selesai makan kami melanjutakn perjalanan ke Macau dengan menggunakan ferry. Di pelabuhannya cukup modern dan ada banyak tempat belanja. Aku sempat mampir ke SASA dan berakhir dengan membeli dolly wink dan EOS. Ps: Toko sasa di hongkong tersebar di segala penjuru, jadi kalau ke hongkong sempatin mampir ke sana, karena harga kosmetiknya lumayan lebih murah dibanding di Jakarta


Pintu masuk menuju Pelabuhan menuju Macau



Perjalanan dengan ferry sekitar 1,5 jam dan keadaan ombak cukup tinggi sehingga terasa terombang-ambing.


Setelah ini akan kulanjutkan cerita di Macau ya ^^

Ciao
Diberdayakan oleh Blogger.