Bandung food tour ^^

Hello Bandung ^^

29 May 2015
V HOTEL

Beberapa hari lalu, aku dan beberapa teman kantorku pergi ke Bandung untuk menghadiri pesta pernikahan teman kantorku. Sebenarnya acaranya hari Sabtu tapi kami extend sampai hari minggu, mumpung ada di Bandung.


Perjalanan dimulai hari jumat malam, demi menghindari macet kami pergi mulai jam 10 malam dari Sunter, ternyata jalanan cukup padat dan macet. Kami sampai di hotel sekitar jam 2.30 pagi >0<


Kami menginap di V hotel yang terletak di daerah Sukajadi. Dari luar bangunannya terlihat baru dan bersih. Kamarnya sedikit kecil tapi masih cukup untuk menaruh koper

30 May 2015
TWO HANDS FULL

Sarapan pagi hari ini dimulai dari tempat yang cukup hits di Bandung, Two Hands Full. Ternyata letaknya tidak terlalu jauh dari hotel. Restoran ini dibuka dari jam 8 pagi, sekitar jam 9 ke sana, parkirannya sudah cukup penuh.

Pilihan makanannya tidak terlalu banyak, sebagian besar menggunakan bahan yang hampir mirip, jadi aku agak kesulitan menentukan pilihan


B.R.E.T (Bacon, Rocket, Egg, Tomato)
Rp. 50.000
Dari namanya saja sudah ketahuan kan isiannya apa. Walaupun terlihat sedikit ternyata aku sendiri tidak habis >0<


Omega Lover
Pesanan temanku. Sarapan penuh kandungan omega dari poached egg, salmon asap yang disajikan bersama sayuran dan roti. 

Semakin siang, orang-orang yang datang semakin banyak. Kami tidak bisa bersantai lama-lama karena harus bersiap-siap ke tempat berikutnya ^^

Two Hands Full
Sukajadi 206, Bandung
Opening Hours: 08.00-21.00

WALE (Warung Lela)

Setelah pulang dari acara nikahan, aku dan teman-temanku melanjutkan perjalanan menuju WaLe (Warung Lela). Tempat ini sudah menjadi langganan teman-temanku selama di Bandung. Perjalanan menuju ke sini agak sedikit menanjak dan jalanannya cukup kecil. Apalagi ketika semakin mendekati WaLe, jalananannya hanya bisa dilalui satu mobil saja.


Tempatnya enak untuk nongkrong, selain itu mata juga jadi lebih segar karena kita dikelilingi aneka pohon. Menu khas di sini adalah mie yamin. Terdiri dari 2 jenis, asin dan manis.


Mie Yamin Asin Special 
Rp. 24.000
Mie yamin tanpa kecap dengan taburan ayam cincang, daun bawang. Isian kuahnya terdiri dari bakso dan siomay. Tingkat kematangan mienya cukup pas, tidak terlalu lembek atau keras sehingga mienya tidak menggumpal. Rasa asin gurihnya tercampur merata, porsinya juga pas untuk mengganjal perut ^^

Perut kenyang tapi perjalanan belum berakhir ^^. Lanjut

Warung Lela (WaLe)
Jl. Kupa No. 6, Jawa Barat 40135, Indonesia

SELASAR SUNARYO

Tempat berikutnya tidak terlalu jauh dari Wale, hanya sekitar 10-15 menit perjalanan kita sudah sampai di Kopi Selasar. Tempat minum kopi sekaligus art galery. 



Sweet Sour juice 
Rp. 27.000
Campuran beberapa jenis buah-buahan sehingga menimbulkan rasa asam dan manis, kalau tidak salah mereka juga menggunakan jus jambu sebagai salah satu bahannya. Rasanya cukup menyegarkan dan enak dinikmati sambil menikmati sunset.




Di sini kami hanya minum dan mengobrol saja, tapi tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu. Perut sudah mulai kosong nih ^^. Ke mana lagi ya abis ini

Selasar Sunaryo
Bukit Pakar Timur No 100
Bandung

Warung Sate Sidareja Pak Gino 

Sepertinya kulineran di Bandung tidak akan habis dalam sehari. Untuk makan malam kami pergi ke Warung Sate Sidareja Pak Gino. Tempatnya berada di Jalan Sunda persis di samping rel kereta api.

Tempatnya cukup besar dengan jarak antar meja cukup sempit. Peminatnya cukup banyak karena meja selalu penuh. Katanya tongsengnya di sini juara, tidak berbau kambing.


Tongseng Sapi 
Rp. 38.000
Kekentalan kuah tongsengnya pas, tidak terlalu kental atau encer. Selain itu perpaduan rasa manis dan gurihnya pas. Aku memesan daging sapi tapi entah kenapa semilir tercium aroma kambing. Sayangnya dagingnya agak terlalu keras untukku.

Kalau ke sini jangan lupa juga memesan tempe mendoannya. Rasanya pas apalagi kalau diberi cocolan kecap manis plus cabe rawit. Mantap

Warung Sate Sidareja Pak Gino
Jl Sunda No. 76 Bandung, Telp. 4222532

Jalanan di Bandung memang tidak selebar di Jakarta, terkadang kita akan menemui jalanan yang hanya bisa muat satu mobil saja. Kurasa aku tahu paling enak naik apa kalau jalan-jalan ke sana yaitu Toyota Agya. Selain tampilann dalam dan luarnya keren, Toyota Agya juga hemat bahan bakar jadi tidak perlu sering bolak-balik pom bensin ^^. Yang penting bagasinya cukup luas untuk menampung oleh-oleh dari Bandung. untuk lengkapnya kalian bisa cek flyernya di sini



Perjalanan kami masih belum selesai ^^. Akan kusambung di next post ya ^^

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.