Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Anahata Villas and Spa Resort, Ubud, Bali

5/01/2012



Setelah semua makanan sudah masuk postingan, sekarang aku akan membahas tentang tempat aku menginap ^^. Aku ketemu sama villa ini karena melihat di salah satu agen tour. Dari web anahata, tempatnya terlihat masih asri dan terasa seperti rumah. Setelah menimbang-nimbang dan juga browsing banyak tempat di ubud, kami sekeluarga memutuskan menginap di sini dan mengambil paket keluarga.

Untuk harga rates permalamnya sendiri aku kurang tahu karena Anahata resort menyediakan banyak paket tergantung kebutuhan ^^. Ada paket yoga, spa, honeymoon, dll. Setiap paket biasanya sudah termasuk jasa antar jemput airport

Perjalanan dari bandara menuju villa ini cukup lama, sekitar 2 jam. Jalanan yang kami lewati juga bukan kota besar dan gedung-gedung atau ruko. Sepanjang perjalanan kami disuguhkan dengan deretan kerajinan seni dan galeri.

Setiap daerah akan memiliki ciri khas dan kerajinan sendiri, kami melewati daerah penghasil kerajinan dari batu, emas, perak, lukisan dan kerajinan dari kayu. Selain itu tidak ada kendaraan umum atau taksi yang lalu lalang di daerah ini. Kata driver hotel, hal ini terjadi karena daerah ubud masih dipengaruhi oleh kerajaan yang melarang adanya kendaraan umum, jadi setiap penduduk pasti memiliki kendaraan sendiri.

Setelah melewati semua itu akhirnya kami hampir sampai ke tempat tujuan, letak villa ini sekitar 4 km dari jalanan besar dan masih masuk lagi ke gang kecil. Di sekitar villa hanya ada rumah penduduk dan hamparan sawah yang sedang menguning ^^.



Sesampainya di sana kami langsung disambut dengan handuk dingin plus welcome drink, tamarind  squash. Rasanya sangat menyegarkan, ada rasa asam yang disusul dengan rasa soda yang manis. ^^


Kami mendapat villa no 1, anggrek yang letaknya paling atas dan dekat dengan resepsionis. Hanya cukup menuruni kurang lebih 20 anak tangga.




Villa kami ^0^

Sampai di sana yang terlintas di otak adalah semua sama persis seperti di web ^^. Suasananya tidak seperti resort dan lebih seperti di rumah  ^^. Villa ini terdiri dari 3 lantai. Lantai paling atas kamar utama plus kamar mandi, lantai 2 yang seperti terlihat di foto adalah ruang keluarga, ruang makan dan dapur kecil tanpa kompor. Lantai paling bawah ada 2 kamar tidur yang twin dan single. Kamar twin ada kamar mandi di dalam, sedangkan yang single, kamar mandinya ada di luar.



My Room


Kamarku langsung kelihatan private poolnya ^^


Kelihatannya tidak dalam tapi ini sekitar dada orang dewasa ^^. Siang-siang rendam kaki di situ segar banget ^^


Sabun, shower cap dan 2 pasang sikat gigi dan odol. Kamar mandinya lumayan besar, sekitar setengah ukuran kamar ^^. 


Sabun, yang botol sebelah kiri adalah shampoo beraroma jasmine dan sebelah kanan condisioner beraroma citrus

Selama menginap di sana aku menggunakan hampir semua peralatan mandi yang tersedia kecuali sikat gigi dan odol. Aku suka sama sabunnya yang terbuat dari sereh, memang agak kasar tapi wanginya enak ^^, sabunnya juga tidak mengeluarkan banyak busa dan ketika dibilas tidak meninggalkan rasa licin di kulit.

Untuk shampoo dan condisionernya aku suka banget. Memang busanya tidak banyak dan saat dibilas tidak terasa halus tapi ketika dikeringkan, rambutku terasa halus, mengembang dan tidak ada residu yang tersisa. I love it. Untuk masalah wanginya memang tidak wangi terus seperti kalau creambath yang bisa bertahan lama. Kalau ini mungkin hanya ketika selesai mandi saja. Mungkin shampoo ini tidak menggunakan banyak pewangi ^^




Kamar Utama di lantai paling atas


Kamar mandi utama, di sebelah kanan ada shower juga

Kamar Utama yang paling atas, luasnya satu lantai penuh. Di depan tempat tidur ada sofa dengan ukiran khas bali dan ada ruang kerjanya juga ^^. Plafon atasnya tinggi dan membentuk kerucut. Karena itu Acnya jadi kurang efektif



Welcome Fruit 
Aku suka pisangnya, manis ^^. Awalnya kukira ini hiasan meja, pas dilihat-lihat ternyata buah beneran.


Ada teh, kopi, gula.

Setelah puas menyelusuri villa, aku dan adikku berjalan-jalan di sekitar villa. Ceritanya mau ke sungai di bawah. Kukira tidak jauh ternyata jauh dan jalanannya bertangga semua, hanya sesekali saja ada yang rata, itupun hanya beberapa meter. 




Percobaan pertama hanya sampai sini saja. Napasnya ga kuat >.<


Difoto sama papaku dari sisi kanan sungai. Ini sudah percobaan kedua, sudah mulai terbiasa ^^


Kolam renang bersama. Di sisi kiri kolam renang ini terdapat jacuzzi yang bisa dinyalain dan digunakan sesukanya. Karena kebetulan yang menginap hanya 2 villa. Berasa villa sendiri ^^

Dalam paket keluarga ada welcome massage selama 15 menit untuk semua orang dewasa, jadi setelah berjalan naik turun tangga sebanyak 2x bolak balik kami sepakat mengambil welcome massage. Awalnya kukira cuma pijat kaki biasa sambil duduk, ternyata sambil tengkurap. Betisku yang sudah sakit dan kaku langsung terasa enteng dan pijatannya benar-benar enak. Semua keluargaku suka dengan pijatan mereka dan adikku yg tidak biasa pijat langsung senang karena kakinya jadi enteng ^^.

Sebelum pulang aku juga menyempatkan diri mengambil foot massage karena kakinya kembali pegal dan kaku karena naik turun tangga (lagi) dan berjalan jauh ketika di pasar ubud menuju naughty nuri's. Sayangnya aku tidak mendapat terapis yang kemaren memijatku, padahal aku suka banget sama pijatannya, tapi yg ini juga lumayan.

Oia di anahata ini untuk spa bisa di lokasi indoor spa, outdoor spa atau di kamar. Tempat spa ada 2 tempat. Di dekat kolam renang dan yang dekat sungai. Tiap tempat hanya bisa menampung 2 orang saja. Aku lebih memilih di kamar karena perjalanan ke tempat spanya sudah bikin pegal, selesai spa mesti berjuang lagi menaiki tangga :p. 

Selain mendapatkan welcome massage, paket ini sudah termasuk makan pagi max 6 orang. Makan paginya dimulai dari jam 8.00 sampai jam 10.00. Tidak ada buffet dan semuanya memesan. Untuk sarapan ada 3 pilihan menu, Indonesia breakfast ( Nasi goreng, mie goreng, bubur, buah, jus jeruk, teh/kopi), American breakfast (Toast with jam and butter, scramble egg/ omelette/mix omelette with vegetable, bacon/sosis/ham, orange juice, fresh fruit, tea/coffee) satu lagi continental breakfast (Toast with jam/butter, orange juice, fresh fruit, tea/coffee) Aku selalu memilih American breakfast karena lebih kenyang.



Setelah selesai memesan kita akan diberikan fresh fruit yang terdiri dari  melon, nanas, pepaya dan semangka, tidak lupa ada irisan jeruk nipis


Saat pagi pertama aku ga mendapatkan selai, hanya butter. Selai yang disajikan terdiri dari selai pepaya, selai nanas dan selai  melon, rasanya manis-manis jambu dan rasa asli buahnya tidak terlalu terasa. Aku paling suka yang melon karena terasa segar dan ringan ^^.


Ini adalah sarapanku. Pagi pertama dan kedua aku memilih makanan yang sama, karena menurutku itu sudah enak. Aku memilih american breakfast dengan mix omelette with vegetables, sosis ayam dan teh.  Aku paling suka rasa omelettenya, rasanya pas kematangannya, sayurannya juga masih terasa dan saat sampai ke tengah akan terasa lumeran keju *yummy. Secara keseluruhan aku suka sarapannya karena pas untuk perutku dan bisa tahan sampai siang ^^.


Eits isi paketnya belum selesai, masih ada tea break yang bisa direquest dari jam 4 sampai jam 5. Hari pertama aku pesan dengan via telepon untuk diantarkan ke villa, kita bisa saja memakannya di restoran.
Yang aku dapat hari ini adalah banana springroll dan 2 poci teh. Ketika sampai di villa masih panas. 




Rasa springrollnya masih garing di luar dan lembut di bagian dalamnya ^^. Sausnya adalah caramel sauce yang agak kental. Awalnya kukira pisangnya asam karena ketika aku celupkan ke saus rasanya asam, ternyata caramel saucenya dicampur dengan jeruk nipis. ^^ Sore-sore abis olahraga naik turun tangga, dipijat dan mandi terus makan ini rasanya nikmat ^^


Fasilitas lain yang terdapat di villa ini adalah adanya shuttle bus menuju pasar ubud. Di pasar ubud ada banyak makanan dan oleh-oleh murah meriah. Contoh makanan yg ada adalah babi guling ibu oka dan beberapa restoran lain. 



hasil perburuan di pasar ubud dan bali pulina ^^

Kesimpulan
  • Aku suka dengan suasananya yang sepi dan masih asri
  • Kamar tidurnya ada banyak jadi bisa muat banyak orang, ada extra bed juga
  • Pelayanannya oke
  • Spanya oke banget walaupun mahal
  • Paket yang kuambil mungkin agak mahal kalau hanya 4 orang, tapi kalau untuk 6 orang sudah termasuk murah
  • Akses untuk ke kamar dan ruang tengan hanya tangga putar yang kecil, jadi kalau menginap di sini jangan bawa koper yang terlalu besar
  • Tidak dianjurkan untuk membawa opa atau oma karena tempatnya semua memakai tangga dan tidak ada jalur yang rata
  • Untuk anak-anak menurutku perlu pengawasan lebih karena tangganya lumayan tinggi dan curam, saat hujan juga perlu berhati-hati, karena jembatan di depan kamar agak licin
  • Ada shuttle bus yang menuju pasar ubud menjadi salah satu nilai plus
  • Tv hanya ada di ruang tengah dan hanya memiliki sedikit channel tv
  • Untuk paket keluarga sebenarnya ada horse riding tapi untuk anak kecil saja
  • Wifi hanya ada di restoran

Anahata Villas & Spa Resort, Ubud Bali
Br. Umah Anyar. Pejeng Kaja, Tampaksiring, Bali
Telp: +62-361-8987991
Email: info@anahataresort.com
Website: www.anahataresort.com


Tambahan:
Aku juga sekalian mencantumkan no telepon driverku selama di Bali, siapa tau ada yang butuh ^^. 
I made Artawan
Telp: 081916221136
Pendapatku soal driverku adalah dia cukup baik dan yang bikin aku senang dia tahu tentang ubud dan mengenalkan tempat-tempat yang biasanya agak jarang dikunjungi. Seperti bali pulina ^0^




Bali Pulina, Gianyar

4/23/2012
Akhir-akhir ini banyak kejadian dan review yang bisa dibahas ^^, agak takjub karena aku hampir tiap hari update ^^. Kali ini aku akan membahas tentang tempat di Bali yang menurutku jarang dikunjungi oleh wisatawan lokal.

Tempat ini merupakan rekomendasi dari driverku selama di bali. Karena kita juga bingung mau ke mana, awalnya mau ke kuta tapi dia bilang daripada capek di jalan lebih baik ke tempat lain dan dia menyarankan melihat Terasering yang terletak di Ceking Teras. 

Untuk menuju ke sana kami melewati daerah Tegallalang yang sepanjang jalan terdapat banyak sekali kerajinan dan oleh-oleh tentunya. Harga di sini lebih murah dibandingkan di tempat lain dan hampir semua jenis barang ada di sini. Katanya yang dijual di denpasar atau kota besar bali juga berasal dari sini. Sayangnya kurang terekspos jadi sepi sekali, sepanjang jalan tidak ada pengunjung yang masuk ke toko-tokonya. 

Aku tidak sempat mampir karena takut hujan dan sudah mulai sore, takut tidak bisa dapat foto yang bagus ^^. Sepanjang jalan menuju Ceking Teras, mataku dimanjakan dengan deretan kerajinan yang beraneka warna dan jenis, sayang banget ga bisa mampir >.<.


Masih segar ^^ 


Mulai memasuki daerah tegallalang


Ceking Teras

Ini adalah pemberhentian pertama kami, daerahnya menurun dengan tangga yang lumayan tinggi. Di bagian bawah terdapat banyak tempat untuk minum kopi. Ketika papaku mau minum kopi kata driverku ada tempat yang lebih enak dan ada kopi luwak, plus bisa lihat prosesnya :p

Dari daerah Ceking Teras lanjut lagi dan akhirnya sampai di Bali Pulina.


Turun dari mobil, kami langsung disambut oleh seorang pemandu dari sana. Dia menjelaskan tentang arti kata Pulina yang berarti lama atau zaman dulu (kurang lebih seperti itu) jadi tempat ini dibuat untuk memperlihatkan bali zaman dulu. 


Setelah menaiki tangga, pemandu kami mengenalkan tanaman bokasi. Dia mengambil sedikit lalu meremukkannya untuk mengeluarkan aroma. Aromanya seperti minyak tawon :p


Bunga pohon cokelat



Tanaman gingseng ^^



Tebak ini apa. Ini markisa bali ^^ ukurannya seperti bola sepak :p

Setelah memperkenalkan berbagai tanaman yang ada di sepanjang jalan (ada pohon vanila juga ^^ baru kali ini aku lihat pohon aslinya, sayang belum berbuah jadi ga difoto) kami sampai di sebuah gubug yang di sebelahnya ada luwaknya ^^, beserta biji-biji kopi yang sudah dia makan dan sudah diproses dalam perutnya. Katanya setelah dikumpulkan, kotorannya dijemur selama 6 hari lalu dicuci dan dijemur lagi selama 3 hari. Untuk penjemuran dibutuhkan minimal 8 hari dan maksimal 9 hari agar enzim-enzim dari perut luwak itu bisa masuk ke dalam biji kopi. 


Tidak hanya luwak, kami juga dikenalkan dengan berbagai jenis bumbu dapur (berasa study tour)


Paling ujung sebelah kiri itu vanilla setengah kering 


Tempat penyangraian

Tempat ini sebenarnya hanya show room untuk memperlihatkan bagaimana proses pembuatan kopi luwak dan bahan-bahan yang terkandung dalam kopi yang mereka buat.Untuk tempat pembuatan dan kebun yang lebih besar ada di daerah Kintamani


Mini barnya





Kopi Luwak (50K) plus pendampingnya yaitu ubi jalar goreng yang diberi berbagai macam bumbu masakan dari kunyit, terasi dll. Rasa kopi luwak asem >.<


Selain mendapatkan kopi luwak, kami juga mendapatkan 8 tester teh dan kopi berbagai rasa. Dimulai dari pojok kiri. Kopi Bali, Kopi Vanilla, Pure Choco, Kopi Cokelat (Mocca), Kopi Gingseng, Kopi Jahe, Teh Jahe dan yang paling pojok dan paling kusuka, Teh Lemon ^^

Secara keseluruhan aku paling suka dengan Teh Lemon dan Kopi Vanilla. Semuanya terasa ringan kecuali Kopi Bali yang pekat dan pahit >.<. Untuk meminum Pure Choconya diaduk dengan kayu manis agar lebih enak. 


Sambil minum kopi memandangi pemandangan ^^ 


Selama minum kopi kami terus didampingi pemandunya. Dia bercerita tentang kalau kebanyakan yang datang ke sini adalah wisatawan asing pecinta kopi, terutama orang rusia. Kalau tidak salah harga kopi luwak di sini sekitar Rp. 200.000 per 100gr dan itu bisa untuk 22 cangkir ^^ (CMIIW). Setelah selesai meminum kopi dan foto-foto kami diajak menuju mini shop.


Pohon jali-jali


Mini Shop


Kesukaanku, wajib beli ^^ 


Selain yang olahan, ada juga yang bumbu masak


Safron Rp. 55.000 O_o 


Madu gingseng dan arak bali


Di dalam sangkar itu ada burung yang bulunya berwarna-warni 


Selain menjual olahan minuman dan bumbu dapur, mereka juga menjual perawatan tubuh yang 100% organic, dari body lotion, body scrub, sabun. esensial oil bahkan ada dupa juga. Semuanya 100% organic ^^ tidak lupa ada vanilla kering dan vanila oilnya juga ^^



Perjalanan kembali ke mobil aku menemukan pohon kayu manis dan lada. 


Hasil belanjaannya ^^ 

Secara keseluruhan aku suka banget sama tempat ini, karena aku mendapatkan pengetahuan dan juga mendapatkan bahan makanan yang organic. Teh Lemonnya tidak membuat tenggorokanku gatal dan itu berarti mereka menggunakan bahan-bahan alami ^^. Tempat ini wajib dikunjungi untuk orang-orang yang menyukai alam dan juga kopi luwak. 

Bali Pulina
Br. Pujung Kelod- Tegallalang- Gianyar
Telp: (0361) 901728
Email: bali_pulina@yahoo.com
Diberdayakan oleh Blogger.