Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Madagascar 3, Europe's Most Wanted

6/29/2012

Hallo semua ^^
Libur telah tiba, libur telah tiba hore hore ^^ (khusus anak sekolah)
Nah karena itu banyak film bioskop yang menanyangkan film-film animasi untuk anak-anak. Kali ini aku menonton film ini bersama adikku. Aku sampai sana jam 12san dan masih sepi. Tapi ya pas pintu mau dibuka, berasa di taman bermain, anak kecil semua isinya ^^


Begitu duduk manis, hampir semua bangku terisi anak-anak berbagai umur dari balita sampai anak sekolah. Padahal itu hari senin. Sebelum film dimulai suasana bioskop penuh dengan suara anak kecil. Pas awal-awal mulai filmnya, ada yang menirukan apa yang diucapkan tokohnya, ada yang teriak-teriak. Wuidih seru bener. Yang membuatku terganggu bukan anak-anak tapi orang gede di belakangku yang setiap ketawa selalu nendang bangkuku >.<. 



Sinopsis
Alex, Marty, Melman dan Gloria kembali menuju New York setelah melarikan diri ke Afrika. Bergantung pada simpanse dan penguin, rencana mereka ternyata meleset dan mereka terdampar di Monte Carlo, di mana mereka mencoba melarikan diri dari pengawas binatang Eropa pimpinan Kapten Chantel DuBois dan akhirnya bergabung dengan sirkus keliling. Dipimpin oleh Harimau Siberia, Vitaly, sirkus keliling binatang ini telah melalui serangkaian tur kota-kota di Eropa yang berakhir di jantung kota London. Alex, Marty, Melman dan Gloria membantu Vitaly si Macan, Gia, dan Stefano menemukan kembali semangatmereka kembali dan merancang pertunjukan-pertunjukkan baru
Sumber: 21cineplex

Review ala aku ^^
Secara gambar, kita akan dimanjakan dengan warna warni neon yang berputar-putar yang menurutku agak futuristik, karena menurutku di dunia nyata agak tidak mungkin. 

Inti cerita ini sebenarnya dimulai saat keempat hewan ini bertemu dengan sirkus keliling dan mengubahnya menjadi lebih spektakuler. hmnnn secara keseluruhan sih aku agak sedikit mengantuk di bagian-bagian awal karena agak terlalu klise. Dan menurutku beberapa adegan di dalamnya kurang oke untuk ditonton anak kecil, seperti adegan chantal dubois yang menjilati air yang ada di jejak kaki alex, adalagi adegan si beruang yang naik ducati lalu menampar chantal dubois dengan roda depan, dan beberapa adegan lainnya (kebanyakan baca laporan KPI :p)

Sekian review ala kadarnya ala aku ^^ 

PS: postingan di blog uda banyak menunggu, tapi karena seminggu ini full pergi terus jadi agak terbengkalai ni blog >.<; Aku juga nanti mau review tentang kamera baruku, snowy. Yang foto di atas juga hasil jepretan snowy, ga diedit sama sekali. Keadaan bioskopnya remang-remang, tidak seperti di IMAX ^^

Snow White and The Huntsman

6/07/2012


"Mirror,
Mirror on the wall,
Who's The Fairest of Them All"
~Ravenna~

Akhirnya kemarin aku menonton film ini. Alasanku ingin menonton film ini adalah tokoh Ravenna alias ratu jahatnya. Kali ini aku mencoba menonton di bioskop 21 di cilandak karena lebih dekat dari rumah. Sampai sana jam 11 ternyata bioskopnya masih tutup. Hanya beberapa orang aja yang ada dan beberapa pintu masuk masih ditutup :p.



Logonya masih jadul :p

Bioskop baru dibuka sekitar jam 11.30 tapi loketnya masih belum buka. Sekitar 5-10 menit kemudian baru dibuka. Aku menonton Snow White sedangkan adeku menonton prometheus.






Sinopsis
Snow White (Kristen Stewart) menjadi satu-satunya gadis tercantik dibandingkan Ratu (Charlize Theron).Merasa terancam, Ratu berniat membunuhnya. Namun Ratu tidak pernah menduga bahwa wanita muda ini telah dilatih bertarung oleh Huntsman (Chris Hemsworth) yang awalnya dikirim justru untuk membunuhnya. Pangeran William (Sam Claflin) yang sudah lama terpesona akan kecantikan dan kekuatan Snow White, bergabung untuk mengembalikan kejayaan kerajaan


Review ala aku
Seperti cerita-cerita fairy tale, kata pertama yang muncul adalah once upon a time :p. Cerita awal masih mengikuti cerita asli dari snow white, walaupun sedikit berbeda. Cerita bergulir menuju kehancuran kerajaan dan perpindahan kekuasaaan dari raja ke Ravenna. Pas awal nonton aku langsung suka sama tokoh Ravennanya, dia cantik, apalagi pas awal-awal. Masih seperti gadis polos. Pas beberapa scene kemudian, semua menjadi dekil :p

Awal-awal film aku masih suka melihat ratunya , dari bajunya yang keren dan pemandangannya masih belum dekil, tapi beberapa lama kemudian, saat snow shite besar dan semua terlihat kelam, aku jadi agak sedikit mengantuk. Alurnya lambat, Pas pertengahan semakin ngantuk (walaupun ga sampai tidur).

Aku malah sempat-sempatnya melihat perubahan letak baju Snow Whitenya pas di Dark Forest. Nanti naik, nanti turun, nanti rapi, nanti berantakan :p.

Untuk setting aku suka banget, apalagi pas yang daerah peri. Ada kunang-kunang juga, jadi inget dulu pernah lihat kunang-kunang, kalau zaman sekarang kayaknya susah bisa ditemukan. 


Kalau di cerita versi lama, ratunya terlihat jahat tapi kalau di cerita ini kita bisa melihat kalau sebenarnya ratu ini juga memiliki kekekhawatiran sendiri. di film ini juga dibahas tentang masa lalu Ravenna. 


Hampir semua elemen yang ada di cerita asli ada semua, hanya saja dibuat lebih kelam. Ciuman sang pangeran juga ada, bahkan perlu 2 ciuman dulu biar si snow whitenya bangun dari kematian :p


Secara keseluruhan, ceritanya agak lambat dan akting Kristen Stewart datar dan seperti orang depresi. Image Bella juga masih belum bisa hilang di film ini. Ada beberapa adegan yang membuatku bingung, yang adegan sang ratunya masuk ke kolam susu dan saat keluar, tubuhnya tertutup selubung putih, apa itu cara sang ratu 'mendempul' tubuhnya :p hehehe


Sedikit review tentang bioskopnya. Bioskop cilandak ini agak sedikit beda dengan bioskop yang biasa kukunjungi. Letak bangkunya agak datar, tidak menanjak ke atas seperti yg biasanya, jadi kalau yang nonton di depan kita orangnya tinggi atau lalu lalang, langsung memblokade layar >.<. Untung pas aku nonton, di bagian depanku ga ada orang, sisi kanan kiri juga kosong. Hanya yang isi di pojok-pojok saja. Bangkunya nyaman dan lebih besar dari yang biasanya. ^^

The Avengers

5/25/2012


Akhirnya minggu lalu berhasil juga nonton The Avengers ^^. Kali ini aku dan adeku pakai M-tix temannya dan baru bisa ambil tiket 30 menit sebelum filmnya dimulai ^^ 


Antriannya masih panjang ya ^^


Studio IMAX alias Studio 6



Bagian dalam ^^ cahayanya lebih terang dibandingkan teater lain


Kacamata ski!?

Secara garis besar studio IMAX ini memiliki tempat yang lebih besar, lorongnya juga lebih besar. Layarnya hampir memenuhi dinding yang ada di depan. Karena layarnya yang lebar, kacamatanya juga lebar. Kacamata tipe ini cukup nyaman digunakan dobel dengan kacamata minus. 

Aku dapat tempat di barisan E no 17, tempat itu sudah cukup nyaman tapi menurutku lebih enak lagi di bagian G atau H.

Karena kapasitas IMAX ini cukup banyak, tinggi bangku dan undakannya agak rendah plus layarnya yang lebar jadi kalau ada orang lewat langsung memblokade layar >.<. Kalau nonton di IMAX usahakan jangan minum terlalu banyak dan bawa juga syal atau jaket bagi yang tidak kuat dingin sepertiku :p



Sinopsis
Ketika musuh yang tak terduga muncul, mengancam keselamatan dan keamanan dunia, Nick Fury, direktur Badan Perdamaian Internasional, dikenal sebagai S.H.I.E.L.D. , membutuhkan tim untuk menyelamatkan dunia dari bencana. Usaha perekrutan pun dimulai
Iron Man, Captain America, Hulk, Thor, Black Widow dan Hawkeye dikumpulkan untuk menaklukkan Dewa Kehancuran, Loki, dalam usahanya menghancurkan bumi. Dengan semua gabungan kekuatan, tugas nampak lebih mudah. Namun kenyatannya tidak demikian! Para pahlawan super justru saling melawan satu sama lain 
Hulk melawan Captain America, siapa yang akan menang? Apakah Iron Man dapat mengalahkan kekuatan super milik Thor? Bagaimana para pahlawan super ini secara bersama-sama menghadapi bencana, melindungi masyarakat dan yang terpenting, bertahan hidup?
Sumber: 21Cineplex.com

Pendapatku:
Aku suka ceritanya, setidaknya plot sama cerita lebih teratur dibanding dark shadow :p. Pengenalan tokoh dari setiap superhero juga lumayan jelas dan seru. Untuk perpindahan kamera ada kalanya terlalu cepat sehingga gambarnya jadi blur . Untuk adegan pertarungannya keren, jelas dan ga bikin pusing.  Oh yang aku suka lagi adalah gambarnya bening banget di Imax, walaupun 3Dnya boro2 dapet :p. Mungkin karena The avengers bukan dibuat dengan kamera 3D jadi ya agak ga begitu kelihatan.
Oia, pas selesai nonton jangan pergi dulu ya ^^ ada prolog untuk (mungkin) sequel.

Untuk studio IMAX menurutku tempatnya nyaman, kapasitasnya juga banyak. Kualitas gambar sudah tidak diragukan, bening banget. Sebelum nonton ada beberapa video trailer dan teaser dari IMAX. Kalau iklan IMAXnya berasa banget 3Dnya sampai berasa di depan mata, pokoknya keren. Pas trailer MIB juga, orang-orangnya terlihat lebih menonjol dan 3Dnya kelihatan, walaupun pas praktiknya aku kurang tahu hasilnya (pengalaman tertipu nonton hamster gara2 nonton trailer)

Sekian review ala aku, semoga kalian suka ^^

Dark Shadow!?

5/14/2012
Hari ini kembali berjuang mendapatkan tiket the avenger ^^, kembali lagi ke gandaria city dan datang setengah jam lebih pagi dari kemarin. Ternyata sama saja  saudara-saudara ^^



Antrian tetap sama tapi sedikit lebih renggang dibandingkan minggu lalu. Ngantri juga sekitar 15 menit. Sambil antri sempet nguping beberapa pembicaraan orang. Dari yang dosennya ga masuk jadi cuman absen terus kemari sampe ada yang mampir ke sini dulu sebelum ke kantor. ^^

Sampai depan, hasilnya sama seperti minggu lalu, tinggal beberapa row di depan. Jadi pindah haluan ke Dark Shadow. dengan ketidaktahuan tentang isi cerita dan ga pernah nonton trailer. 


Setelah makan dan putar-putar kita balik lagi ke bioskop, kebetulan pas jam makan siang dan antrian lebih panjang aja ^^ 


Pintu theater sudah dibuka dari jam 12 dan pas masuk, aku sama adeku jadi orang pertama yang masuk ^^


Foto-foto dulu :p


Acara dimulai ^^

Sinopsis:
Tahun 1752, keluarga Collins berlayar dari Liverpool Inggris menuju Amerika Utara. Putranya, Barnabas, tumbuh menjadi playboy kaya di Collinsport, Maine dan ia adalah penguasa Collinwood Manor. Ia membuat seorang penyihir, Angelique Bouchard, patah hati yang kemudian mengubahnya menjadi vampir dan menguburnya hidup-hidup 

Tahun 1972, Barnabas secara tidak sengaja keluar dari peti mati dan kembali untuk menemukan kediaman megahnya yang telah hancur. Tanah tersebut saat ini diduduki oleh keturunan Barnabas, dimana mereka semua menyembunyikan rahasia yang mengerikan



Pendapatku:
Ceritanya bukan genre aku. Agak sedikit dark komedi dengan plot yang tidak terlalu jelas. Di film ini juga ada beberapa merk dan kekonyolan vampir thn 1700 yang bingung dengan keadaan tahun 1900. Aku agak terganggu dengan make up si Barbanas yang bermandikan darah >.< (aku benci darah >.<) Ada satu hal menarik pas adegan terakhir, ketika adegan terakhir pas vicky mengusap wajah si barbanas, noda darah di bibirnya ga smudge lho, padahal mereka lagi ada di antara batu plus deburan ombak.

Aku paling suka dengan tokoh pemeran david, anaknya cute ^^. Sayang cuman keluarnya bentar. Eve green juga perannya lumayan oke dengan suaranya yang serak-serak seperti penyihir. Pas lihat aku jadi inget tokoh jahat dari 101 dalmations :p. Secara kesuluruhan aku kurang puas dengan filmnya, mungkin karena ini bukan tipe film kesukaannku ^^

Ada yang udah nonton??? Bagaimana pendapat kalian???
Diberdayakan oleh Blogger.